Informasi Penerimaan mahasiswa baru STIKESMUS 2018

Saturday, 23 December 2017

Mahasiswa STIKESMUS Adakan MMD I di Cepogo Boyolali



Solo – Sekolah Tinggi Ilmu kesehatan Mambaul Ulum Surakarta (STIKESMUS) tepatnya pada hari Jumat (22/12) mengadakan acara Musyawarah Mufakat Desa (MMD I) dalam rangka untuk melakukan implementasi permasalahan yang terjadi di desa Bakulan Cepogo Boyolali.

"Acara MMD I Yang Dilaksanakan di Posko IV Desa Bakulan Cepogo Boyolali"

Dalam acara tersebut dihadiri oleh Tokoh masyarakat Bakulan Cepogo Boyolali, Ketua Rt, ketua Rw dan perangkat desa Bakulan Cepogo Boyolali. Sedangkan dari STIKESMUS dihadiri Dosen STIKESMUS Mambaul Ulum Surakarta yang diwakili oleh “Prima Trisna Aji” dan “Anggi Pradana Putri”.

Dalam acara Musyawarah Mufakat Desa (MMD I) dibuka dengan sambutan dari Ketua RW V yang diwakili oleh Bapak Ngatman yang menyampaikan bahwa permasalahan di warga Bakulan sangatlah komplek serta tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada pihak KKN yang sudah bersedia menjadikan RW IV dan RW V sebagai lahan KKN. 

"Sesi diskusi dengan warga masyarakat Bakulan Cepogo Boyolali"

“Sebelumnya terima kasih atas mahasiswa KKN STIKES Mambaul Ulum Surakarta yang telah bersedia tinggal didesa kami untuk tempat KKN serta untuk semua program-programnya bisa berjalan dengan baik didesa kita”, Ucap Ngatman Ketua RW VI dalam sambutannya. Sabtu (22/12).

Sedangkan dalam acara tersebut perwakilan dari STIKESMUS yaitu Prima Trisna Aji dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih juga serta menyampaikan program-program yang sudah dicanangkan mahasiswa KKN STIKESMUS selama 3 minggu ini. 

"Nampak mahasiswa STIKESMUS ketika akan melakukan presentasi dalam MMD I"

“Saya mewakili kampus STIKESMUS bersama Ibu Anggi Pradana Putri mengucapkan banyak terima kasih atas sambutannya yang luar biasa didesa Bakulan ini dan hari ini Sabtu (22/12) dari mahasiswa STIKESMUS akan memaparkan presentasi yang sudah didapatkan selama melakukan pengkajian di desa Bakulan Cepogo Boyolali. Dan pastinya kita akan bekerja keras supaya permasalahan kesehatan yang terjadi didesa Bakulan bisa tuntas tertangani dengan baik”, Ucap Prima didalam sambutannya. 

Hal yang sama juga disampaikan Dosen STIKESMUS “Anggi Pradana Putri” bahwa kurang lebih selama 3 minggu ini mahasiswa STIKESMUS akan berusaha mengatasi permasalahan kesehatan yang berada didesa Bakulan Cepogo Boyolali tersebut.

Dalam acara tersebut mahasiswa STIKESMUS memaparkan permasalahan dan data yang didapat di warga RW 5 dan RW 6 dan juga melakukan pendidikan kesehatan tentang hipertensi serta demonstrasi tindakan untuk menurunkan tekanan darah berupa cara mengolah mentimun sebagai penurun tekanan darah serta tindakan kolaborasi rendam kaki air hangat kepada pasien.

“Dalam acara ini selain ada musyawarah bersama warga, kami juga memaparkan hasil yang sudah didapat selama melakukan pengkajian diwilayah warga RW 5 dan RW 6. Selain itu juga ada penyuluhan kesehatan tentang hipertensi serta demonstrasi rendam kaki air hangat. Kemudian diakhir acara kita melakukan pemeriksaan check asam urat kepada warga RW 5 dan RW 6”, Ucap Septian perwakilan mahasiswa KKN STIKESMUS. *Red



No comments:

Post a Comment