Solo – Sekolah Tinggi Ilmu kesehatan Mambaul Ulum Surakarta
(STIKESMUS) tepatnya pada hari Jumat (22/12) mengadakan acara Musyawarah
Mufakat Desa (MMD I) dalam rangka untuk melakukan implementasi permasalahan
yang terjadi di desa Bakulan Cepogo Boyolali.
"Acara MMD I Yang Dilaksanakan di Posko IV Desa Bakulan Cepogo Boyolali"
Dalam acara tersebut dihadiri oleh Tokoh masyarakat Bakulan
Cepogo Boyolali, Ketua Rt, ketua Rw dan perangkat desa Bakulan Cepogo Boyolali.
Sedangkan dari STIKESMUS dihadiri Dosen STIKESMUS Mambaul Ulum Surakarta yang
diwakili oleh “Prima Trisna Aji” dan “Anggi Pradana Putri”.
Dalam acara Musyawarah Mufakat Desa (MMD I) dibuka dengan
sambutan dari Ketua RW V yang diwakili oleh Bapak Ngatman yang menyampaikan
bahwa permasalahan di warga Bakulan sangatlah komplek serta tidak lupa
mengucapkan terima kasih kepada pihak KKN yang sudah bersedia menjadikan RW IV
dan RW V sebagai lahan KKN.
"Sesi diskusi dengan warga masyarakat Bakulan Cepogo Boyolali"
“Sebelumnya terima
kasih atas mahasiswa KKN STIKES Mambaul Ulum Surakarta yang telah bersedia
tinggal didesa kami untuk tempat KKN serta untuk semua program-programnya bisa
berjalan dengan baik didesa kita”, Ucap Ngatman Ketua RW VI dalam sambutannya. Sabtu (22/12).
Sedangkan dalam acara tersebut perwakilan dari STIKESMUS
yaitu Prima Trisna Aji dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih juga
serta menyampaikan program-program yang sudah dicanangkan mahasiswa KKN STIKESMUS
selama 3 minggu ini.
"Nampak mahasiswa STIKESMUS ketika akan melakukan presentasi dalam MMD I"
“Saya mewakili kampus
STIKESMUS bersama Ibu Anggi Pradana Putri mengucapkan banyak terima kasih atas
sambutannya yang luar biasa didesa Bakulan ini dan hari ini Sabtu (22/12) dari
mahasiswa STIKESMUS akan memaparkan presentasi yang sudah didapatkan selama
melakukan pengkajian di desa Bakulan Cepogo Boyolali. Dan pastinya kita akan
bekerja keras supaya permasalahan kesehatan yang terjadi didesa Bakulan bisa
tuntas tertangani dengan baik”, Ucap Prima didalam sambutannya.
Hal yang sama juga disampaikan Dosen STIKESMUS “Anggi Pradana
Putri” bahwa kurang lebih selama 3 minggu ini mahasiswa STIKESMUS akan berusaha
mengatasi permasalahan kesehatan yang berada didesa Bakulan Cepogo Boyolali
tersebut.
Dalam acara tersebut mahasiswa STIKESMUS memaparkan
permasalahan dan data yang didapat di warga RW 5 dan RW 6 dan juga melakukan
pendidikan kesehatan tentang hipertensi serta demonstrasi tindakan untuk
menurunkan tekanan darah berupa cara mengolah mentimun sebagai penurun tekanan
darah serta tindakan kolaborasi rendam kaki air hangat kepada pasien.
“Dalam acara ini selain
ada musyawarah bersama warga, kami juga memaparkan hasil yang sudah didapat selama
melakukan pengkajian diwilayah warga RW 5 dan RW 6. Selain itu juga ada
penyuluhan kesehatan tentang hipertensi serta demonstrasi rendam kaki air
hangat. Kemudian diakhir acara kita melakukan pemeriksaan check asam urat
kepada warga RW 5 dan RW 6”, Ucap Septian perwakilan mahasiswa KKN STIKESMUS. *Red
No comments:
Post a Comment