Solo – Mahasiswa KKN Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Surakarta
(STIKESMUS) prodi Keperawatan yang sedang menjalani Praktek Keperawatan Keluarga
dan keperawatan Gerontik di Cepogo Boyolali pada hari Minggu (24/12) mengadakan
acara program “Kursi Tampah” serta
penyuluhan kesehatan asam urat dan hipertensi.
Mahasiswa STIKESMUS Posko 4 terlihat memberikan Penkes kepada Warga"
Program Kursi Tampah ini digalakkan dalam rangka tindak
lanjut yang dilakukan setelah pertemuan MMD I (Musyawarah mufakat Desa I) yang
dilakukan mahasiswa hari jumat (22/12) yang lalu di Posko 4. Program kursi
Tampah adalah program strategi yang dicanangkan oleh mahasiswa STIKESMUS dengan
metode eksperimen dengan tujuan membuat lingkungan yang bersih dan dan tanpa
sampah.
Strategi implementasipun sudah disiapkan mahasiswa STIKESMUS
dari pengolahan sampah, pembuatan tempat sampah organic dan anorganik serta
kewirausahaan yang akan dilaksanakan di Rw 4 dan Rw 5 desa Bakulan Cepogo
Boyolali. Ketua Posko 4 mahasiswa STIKESMUS yaitu “Bagus Satria” menyampaikan
bahwa dalam acara tersebut selain pencanangan program Kursi Tampah juga
diadakan gotong royong, penyuluhan kesehatan dan lain-lain kepada warga
masyarakat.
“Dalam acara tersebut kita mengadakan
acara gotong royong juga mencanangkan program inovasi dari kita yang berjudul
Kursi Tampah yang dikombinasi dengan penyuluhan kesehatan tentang asam urat,
hipertensi dan pentingnya kebersihan dan hidup sehat”, Ucap bagus kepada wartawan Media
Nasional. Minggu (24/12).
Dalam acara tersebut tampak warga sangat antusias dalam
bertanya kepada mahasiswa KKN STIKESMUS dan kurang lebih sebanyak lima
pertanyaan terlontar dari warga masyarakat Bakulan Cepogo Boyolali. “Untuk peserta yang mengikuti penyuluhan
kesehatan kurang lebih sebanyak 20 warga dan warga disini sangat antusias
sekali dalam mengikuti kegiatan”, Ucap Bagus.
Setelah acara program ini selanjutnya mahasiswa STIKESMUS
Posko 4 akan melanjutkan dengan program selanjutnya yaitu kunjungan pada
keluarga dan Gerontik yang akan dilakukan dengan door to door ke rumah – rumah
warga Desa Bakulan Cepogo Boyolali. *Red
No comments:
Post a Comment